Header Ads

Penyakit Hati dan Obatnya

๐Ÿ’ฆPenyakit Hati dan Obatnya..
✍Penyakit yang ada dalam hati setiap orang bisa mempengaruhi perilaku dan perbuatannya.
Adanya penyakit hati telah Alloh sebutkan dalam firmannya,
ูˆَุฃَู…َّุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูِูŠ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ู…َุฑَุถٌ ูَุฒَุงุฏَุชْู‡ُู…ْ ุฑِุฌْุณًุง ุฅِู„َู‰ٰ ุฑِุฌْุณِู‡ِู…ْ ูˆَู…َุงุชُูˆุง ูˆَู‡ُู…ْ ูƒَุงูِุฑُูˆู†َ
"Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir." [At Taubah : 125]
Penyakit dalam hati seseorang bisa membawa pada kekafiran dan mati dalam keadaan kafir. Hal ini tentunya tidak diinginkan oleh setiap muslim manapun.
Oleh sebab itu selayaknya setiap muslim harus senantiasa menjaga hati dari berbagai kotoran dan penyakit yang bisa merusak keimanan dan ketaqwaan pada Allah.
Penyakit hati sering diidentikkan dengan beberapa sifat buruk atau tingkah laku tercela (al-akhlaq al-mazmumah).
Hasan Muhammad as-Syarqawi dalam kitabnya Nahw ‘Ilmiah Nafsi, membagi penyakit hati dalam sembilan bagian, yaitu: pamer (riya’), marah (al-ghadhab), lalai dan lupa (al-ghaflah wan nisyah), was-was (al-was-wasah), frustrasi (al-ya’s), rakus (tama’), terperdaya (al-ghurur), sombong (al-ujub), dengki dan iri hati (al-hasd wal hiqd).
Namun janganlah kita bersedih.
Bahwa semua penyakit itu ada penawarnya, sebagaimana Rasululloh ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… sebutkan bahwa,
ู„ูƒู„ ุฏุงุก ุฏูˆุงุก
"Setiap penyakit itu pasti ada penawarnya." (HR muslim)
Tidak hanya penyakit fisik, penyakit hatipun juga ada obatnya.
Dan obat penyakit hati yang paling baik dan paling sempurna adalah Al-Qur'an.
Berkata Imam Abul 'Izzi Al-Hanafy dalam Syarh Al-Aqidah Ath-Thohawiyah,
"Tanda-tanda sakitnya hati adalah berpalingnya hati dari makanan yang bermanfaat kepada makanan yang membahayakan, dan berpalingnya hati dari obat yang bermanfaat kepada obat yang membahayakan. Dengan demikian, maka disini ada 4 hal : makanan yang bermanfaat, obat yang dapat menyembuhkan, makanan yang membahayakan dan obat yang membinasakan.
Hati yang sehat akan sangat merasakan sesuatu yang bermanfaat lagi menyembuhkan daripada obat yang membahayakan lagi menyakitkan, sebaliknya hati yang sakit akan merespon sebaliknya.
Makanan yang paling bermanfaat adalah makanan iman, sedangkan obat yang paling bermanfaat adalah obat berupa Al-Qur'an. Masing-masing dari kedua hal itu terdapat makanannya dan obatnya. Barangsiapa mencari kesembuhan pada selain Al-Qur'an dan As-Sunnah maka dia menjadi orang bodoh yang paling bodoh, dan menjadi orang tersesat yang paling sesat.
Alloh berfirman,
ู‚ู„ ู‡ูˆ ู„ู„ุฐูŠู† ุขู…ู†ูˆุง ู‡ุฏู‰ ูˆุดูุงุก. ูˆุงู„ุฐูŠู† ู„ุง ูŠุคู…ู†ูˆู† ููŠ ุขุฐุงู†ู‡ู… ูˆู‚ุฑ ูˆู‡ูˆ ุนู„ูŠู‡ู… ุนู…ู‰. ุฃูˆู„ุฆูƒ ูŠู†ุงุฏูˆู† ู…ู† ู…ูƒุงู† ุจุนูŠุฏ.
“ Katakanlah Al-Quran petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman didalam telinga-telinga mereka ada sumbatan, dan (Al-Qur'an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu seperti orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh." (Fushshilat:44).
"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rohmat bagi orang-orang yang beriman. Sedangakan bagi orang-orang yang zalim (Al-Qur'an itu) hanya menambahkan bagi orang-orang yang zalim kerugian."(Al-Isro:82).
Allah juga berfirman dalam ayat lain,
" Wahai manusia telah dating kepada kalian pelajaran (Al-Qur'an) dari Rabb-mu, obat bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin" (Yunus:57)
Orang yang tahu hatinya sakit, dia akan berusaha bagaimana mengambil obat yang bermanfaat.
Dan Al-Qur'an lah obatnya..!
Wallohu waliyyut taufiq
๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
๐Ÿ“š✒.๐ŸŒพ..๐ŸŒด

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.